Selasa, 26 September 2017

KEGIATAN VISITING DOKTOR PBA 2015

STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS KURIKULUM 2013 DALAM PENERAPANNYA DI MADRASAH/SEKOLAH
PEMATERI :
DR. SUHARMON, MA
RABU, 25 NOVEMBER 2015

 Strategi Pembelajaran merupakan penjabaran dan pengembangan sebuah metode belajar mengajar yang harus ada di dalam kegiatan PBM. Strategi Pembelajaran bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan. Bagi seorang guru atau dosen yang mampu dalam mengelola kelas, selalu mempunyai strategi yang bervariasi disesuaikan dengan bahan atau materi ajar. Di dalam kegiatan proses belajar mengajar, guru sebagai pendidik seyogyanya bisa mengkondisikan suasana belajar dengan memvariasikan strategi dan tekhnik pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan di dalam kelas. Di zaman tekhnologi modren, strategi pembelajaran memberikan dukungan positif terhadap siswa di dalam menguasai materi yang telah diajarkan. 
Secara umum strategi artinya garis besar haluan dalam bertindak tanduk untuk mencapai suatu sasaran yang telah ditentukan. Oleh karena itu strategi pembelajaran bisa difahami sebagai pola umum kegiatan anak didik dalam mewujudkan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Kurikulum 2013 adalah salah satu kurikulum baru yang dilahirkan dalam dunia pendidikan di Indonesia setelah adanya analisis kebutuhan terhadap kurikulum sebelumnya di Madrasah dan Sekolah.
Kurikulum 2013 sering juga disebut dengan kurikulum berbasis karakter. Kurikulum 2013 ini mengutamakan pemahaman, skill dan pendidikan karakter, dimana juga dituntut untuk faham dengan materi, aktif dalam proses diskusi/presentasi serta memiliki sopan santun dan disiplin yang tinggi. Beberapa aspek yang dikandung dalam kurikulum 2013 diantaranya :
a.       Pengetahuan
b.      Keterampilan
c.       Sikap
Pada tahun 2013 pertengahan, kurikulum 2013 ini di implementasikan secara terbatas pada sekolah perintis yakni kelas I dan IV SD, kelas VII pada SMP dan kelas X pada SMA. Sedangkan pada tahun 2014, kurikulum ini sudah diterapkan di kelas I, II, IV dan V SD dan kelas VII dan VIII SMP serta kelas X dan XI SMA. Total jumlah yang menjadi perintis adalah sebanyak 6.326 sekolah yang tersebar diseluruh provinsi di Indonesia.
Salah satu hal yang membedakan kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelumnya adalah mengenai penyusunan/pengembangan silabus. Dalam kurikulum sebelumnya yaitu kuirikulum 2006 atau KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan. 
Dari masalah-masalah diatas untuk memberikan wawasan dan khazanah yang tepat  tentang pemahaman “Strategi Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Kurikulum 2013 dalam Penerapannya di Madrasah/Sekolah”, maka Prodi Pendidikan Bahasa Arab alhamdulillah telah melaksanakan kegiatan Visiting Doctor Pada Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar. Dengan dasar inilah visiting doktor diselenggarakan sehingga mencapai tujuan yang diharapkan.









SHARE THIS

Facebook Comment

0 komentar :