Berita terbaru
Kuesioner Visi dan Misi PBA

Kuesioner ini diisi oleh seluruh civitas akademika PBA

titel 2

deskripsi

Pelantikan Ketua Jurusan Se-Lingkup IAIN Batusangkar

Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Devy Aisyah

Title

Deskripsi

Title

Deskripsi

Rabu, 12 Juli 2017

Sejarah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Sejarah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab



Sejarah Prodi PBA merupakan rangkaian dari sejarah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar merupakan rangkaian dari sejarah institusi karena prodi ini merupakan prodi tertua setelah prodi PAI di IAIN Batusangkar.
Sejarahnya dapat dibagi kepada tiga periode, yaitu Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar mulai tahun 1992 sampai tahun 1997/1998, selanjutnya periode alih status Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam mulai tahun 1997 sampai 2015, dan periode alih status dari STAIN menjadi IAIN Batusangkar berdasarkan PERPRES Nomor 147 Tahun 2015 diundangkan tanggal 28 Desember 2015 tentang alih status STAIN menjadi IAIN Batusangkar.

1.   Periode Tahun 1992 - 1997 (Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar)
Pada tanggal 20 Mei 1971 berdiri Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang di Batusangkar. Oleh sebab itu, setiap tanggal 20 Mei diadakan Hari Ulang Tahun-nya oleh sivitas akademika dengan melakukan sejumlah kegiatan yang sesuai dengan visi-misi lembaga. 
Pada awal berdirinya, Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol berstatus Fakultas Muda yang hanya boleh membuka program sarjana muda (BA). Hal ini didasari oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI No. 238 tanggal 20 Mei 1971.
Pada tahun 1974/1975 ada kebijakan Menteri Agama RI yaitu tentang rasionalisasi kelembagaan yang isinya tidak dibenarkan ada dua fakultas yang sama pada satu perguruan tinggi. Maka Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar akan ditarik ke induknya yaitu ke IAIN Imam Bonjol Padang dan tidak boleh lagi menerima mahasiswa baru. Namun dalam keadaan itu, masyarakat Batusangkar dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berupaya dengan sungguh-sungguh untuk mempertahankannya. Hasilnya, Fakultas Tarbiyah tidak jadi ditarik ke Padang tetapi malah diberi izin oleh Rektor (Drs. H. Sanusi Latif) untuk menerima kembali mahasiswa baru pada tahun 1976 dengan persyaratan: (1) harus ada asrama mahasiswa; (2)  harus ada Yayasan Penyantun; dan (3) jumlah mahasiswa baru minimal 40 orang. Semua persyaratan tersebut akhirnya dapat dipenuhi oleh civitas akademikanya atas dukungan masyarakat dan para tokoh.
Pada tahun 1982 keluar Keputusan Menteri Agama No. 69 Tahun 1982 tentang Peningkatan Status Fakultas Tarbiyah dari Fakultas Muda menjadi Fakultas Madya. Dengan demikian semenjak tahun 1982, Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar berhak menyelenggarakan perkuliahan  tingkat  doktoral dan strata satu (S1) dengan gelar Drs (Doktorandus) dan jurusan yang ada pada waktu itu yaitu jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kemudian pada tahun akademik 1992/1993, Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar membuka Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Pembukaan jurusan baru ini disebabkan adanya tuntutan bahwa setiap Fakultas Madya diwajibkan memiliki sekurang-kurangnya dua Jurusan. Maka sejak berdirinya tahun 1992 sampai dengan 2017, Prodi PBA telah berusia 25 tahun, Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol mempunyai tiga jurusan yaitu PAI, PBA dan KI. Selanjutnya pada tahun 1997 beralih status menjadi STAIN Batusangkar.
2.   Periode Tahun 1997 – 2015 (Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar)
Berdasarkan Keputusan Presiden  Nomor 11 tahun 1997 tertanggal 21 Maret 1997 dan Keputusan Menteri Agama RI No.285 tahun 1997 tanggal 1 Juli 1997. Maka Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang di Batusangkar secara resmi beralih status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mahmud Yunus Batusangkar (disebut dengan STAIN Batusangkar), dan memberi akses kepada STAIN untuk "duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi" dengan berbagai perguruan tinggi lainnya. Dengan adanya perubahan status ini, maka seluruh dosen dan karyawan beserta sarana dan prasarana Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Batusangkar beralih menjadi asset STAIN Batusangkar.
STAIN Batusangkar pada saat perubahan status tersebut memiliki satu Jurusan Tarbiyah, yang terdiri atas tiga Program Studi: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Kependidikan Islam (KI). Pada tahun 1998 dibuka Jurusan Syariah dengan Program Studi Ahwal al-Syakhshiyah (Hukum Perdata Islam), tahun 2000 dibuka Program Studi Muamalah (Ekonomi Islam Konsentrasi Perbankan Syariah) dan Tadris Bahasa Inggris, tahun 2005 dibuka Program Studi Tadris Matematika dan Program Studi Manajemen Informatika (D3). Selanjutnya pada tahun 2008 dibuka Program Studi Tadris Fisika dan Tadris Biologi pada Jurusan Tarbiyah serta Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dan Akuntansi Syariah pada Jurusan Syari’ah.
Periode ini berjalan sampai alih status pada tahun 2015. Dengan demikian, nama jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar berganti nama menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Batusangkar dan nama program studi menjadi jurusan. Disini masih terlihat bahwa jurusan PBA masih tetap eksis dan berdaya saing secara internal dan eksternalnya.
3. Periode Tahun 2015 – 2020 (Alih Status STAIN Menjadi IAIN Batusangkar)
Keinginan sivitas akademika STAIN Batusangkar untuk alih status ke tingkat yang lebih tinggi (IAIN dan UIN) tidak pernah berhenti. Untuk itu, pada tahun 2012 dibentuk panitia alih status dari STAIN ke IAIN Batusangkar menyusun dokumen alih status, dan memprosesnya ke kementerian yang terkait. Proses ini didukung oleh sivitas akademika, Ketua DPRD Sumatera Barat dengan surat Nomor 070/454/DPRD-2012 dan Bupati Tanah Datar dengan surat Nomor: 844/544-kesra/2012 tanggal 2 Mei 2012, Gubernur Sumatera Barat melalui surat Nomor: 01/REG/65B/2012 tanggal 27 April 2012, dan tokoh-tokoh Sumatera Barat yang ada di daerah dan di Pusat.
Setelah melalui proses yang cukup lama, akhirnya pada tanggal 23 Desember 2015 keluarlah PERPRES Nomor 147 Tahun 2015 diundangkan tanggal 28 Desember 2015 tentang alih status STAIN menjadi IAIN Batusangkar. Peralihan ini Menjadikan  Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar beralih status menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar dengan struktur organisasi dekan dan tiga pembantu dekan serta sejumlah program studi menjadi jurusan (Ortaker IAIN Batusangkar tahun 2016). Inilah periode awal berdirinya Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di IAIN Batusangkar  (disingkat FTIK).
Jurusan PBA pada periode ini masih tetap eksis bahkan memiliki daya saing yang unggul dibandingkan dengan jurusan-jurusan lain. Hal ini terlihat dari beberapa indikatornya, antara lain, masih stabilnya jumlah input dan outputnya, pengembangan kurikulumnya yang selalu dinamis, sumber daya dosen yang sebagian besarnya berpendidikan doktor, prestasi mahasiswanya yang cukup baik, kualitas akreditasinya yang bernilai B dengan nilai skore 351. Hal ini menggambarkan periode yang baik bagi PBA  untuk perkembangan selanjutnya akan ditambah agar mutu akademik dan layanan manajemennya bertambah baik.
Dengan demikian sampai  saat ini jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) masih eksis dan adaptif terhadap perkembangan dan tuntutan zamannya dan terus bersaing dalam kancah regional, nasional maupun internasional. Selain itu pengembangan jurusan PBA IAIN Batusangkar tidak lepas dari budaya Minangkabau yang berciri Adat basandi syarak, Syarak basandi kitabullah. Untuk itu, PBA berkomitmen melestarikan dan mengembangkan disiplin ilmunya dan kebudayaan yang telah mengakar dalam masyarakat.

Jumat, 31 Maret 2017

SOSIALISASI HMJ PBA

SOSIALISASI HMJ PBA

 
Seiring dengan akan datangnya tahun ajaran baru dan penerimaan mahaasiswa baru maka kami dari kepengurusan HMJ Pendidikan Bahasa Arab mengadakan sosialisasi untuk seluruh siswa kelas XII yang bersifat eksternal, dengan tema "Membumiranahkan Bahasa Arab agar Menjadi Bahasa yang Digunakan dan disukai di Kalangan Masyarakat".
HMJ Pendidikan Bahasa Arab menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab ini bertujuan agar siswa kelas XII mempunyai bekal untuk mengetahui bagaimana dunia perkuliahan, serta untuk meningkatkan minat siswa untuk masuk ke IAIN Batusangkar sekaligus memantapkan pilihan mereka untuk memilih Jurusan Pendidikan Bahasa Arab.







Sabtu, 11 Maret 2017

Kamis, 26 Januari 2017

Senin, 16 Januari 2017

Kamis, 01 Desember 2016

Kegiatan Visiting Doktor Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Kegiatan Visiting Doktor Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

MENINGKTKAN KOMPETENSI KEMAHIRAN BERBAHASA ARAB DENGAN PENDEKATAN QUR'ANIY
1 Desember 2016
PEMATERI :
PROF. H. AHMAD THIB RAYA

Bahasa Arab adalah salah satu bahasa dunia yang sudah menjadi salah satu bahasa internasional  pada urutan ke 5 sesudah bahasa Perancis. Pada taraf internasional, bahasa Arab menjadi bahasa pengantar dalam menjalin kerjasama di bidang politik, perdagangan, kebudayaan dengan Negara lain, sehingga bahasa Arab sudah menjadi bahasa aktif untuk komunikasi bilateral dan multiteral.
Di era tekhnologi modern ini, bahasa Arab tidak hanya sebagai bahasa agama dan bahasa ibadah saja, namun bahasa arab menjadi bahasa ilmu pengetahuan bagi pelajar di tingkat pemula, menengah, sampai tingkat perguruan tinggi. 
Sementara tata bahasa Indonesia dianggap lebih mudah dari pada bahasa arab karena tidak menggunakan syakal dan harakat dalam membaca dan melafalkan huruf dan percakapan.
Dalam pembelajaran bahasa Arab dikenal dengan empat keterampilan berbahasa, maharah  istima’/skill of listening, maharah kalam/skill of speaking, maharah qira’ah/skill of reading, dan maharah kitabah/skill of writing. (Syaiful Mustofa, 2011, 1)
Oleh sebab itu, sesuai dengan Visi dan Misi Jurusan PBA IAIN Batusangkar yakni  Jurusan PBA berkelas Internasional dengan penguatan keilmuan yang integratif dan interkonektif berbasis riset dan kearifan lokal.
Dalam rangka integrasi dan interkoneksi antar ilmu yakni ilmu bahasa Arab dan tafsir inilah, Jurusan PBA merasakan perlu adanya pemahaman tentang konsep yang utuh terhadap adanya kompetensi kemahiran berbahasa Arab dengan pendekatan Qur’aniy. Dimana kita tahu, bahwa Al-Quran diturunkan dengan Bahasa Arab yang menjadi inspirasi lahirnya ilmu-ilmu Bahasa Arab seperti ilmu nahu, sharaf, ilmu balaghah dan ilmu tarekh dan sebagainya.
Untuk hal di atas, maka Jurusan Pendidikan Bahasa Arab telah selesai melaksanakan kegiatan Visiting Doctor Pada Jurusan Tarbiyah IAIN Batusangkar dengan mencapai tujuan dalam hal Meningkatkan Kompetensi Keterampilan Berbahasa Arab dengan Pendekatan Qur’aniy.”
DOKUMENTASI KEGIATAN