Berita terbaru
Kuesioner Visi dan Misi PBA

Kuesioner ini diisi oleh seluruh civitas akademika PBA

Sejarah

Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Pelantikan Ketua Jurusan Se-Lingkup IAIN Batusangkar

Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Devy Aisyah

Sosialisasi

Membumiranahkan Bahasa Arab di Kalangan Masyarakat

KEGIATAN VISITING DOKTOR PBA 2015

STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS KURIKULUM 2013 DALAM PENERAPANNYA DI MADRASAH/SEKOLAH

Rabu, 11 Oktober 2017

حفلة مع المتخرجين لقسم اللغة العربية الجامعة الإسلاية الحكومية بباتوسنكر

حفلة مع المتخرجين لقسم اللغة العربية الجامعة الإسلاية الحكومية بباتوسنكر

Syukuran Wisuda dan Temu Ramah Alumni Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Batusangkar Senin 9 Oktober 2017 Dengan Tema "Mempererat Silaturrahmi Selingkup Warga Pendidikan Bahasa Arab Menuju Kejayaan yang Gemilang"
Penyerahan Kenang-kenangan dari Wisudawan/Wisudawati Jurusan PBA Tahun 2017 Oleh Muslim Ja'far, S.Pd Kepada Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Dr. Devy Aisyah, M.Ag



Selasa, 10 Oktober 2017

Senin, 02 Oktober 2017

Angket Kepuasan Mahasiswa terhadap Pelayanan Akademik

Angket Kepuasan Mahasiswa terhadap Pelayanan Akademik

Assalamualaikum Wr.Wb.
Diberitahukan kepada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar untuk dapat mengisi Form Kuesioner Kepuasan Mahasiswa terhadap Pelayanan Akademik demi kepentingan Akreditasi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Atas Kerjasamanya diucapkan terimakasih. Form Kuesionernya dapat diisi disini

Selasa, 26 September 2017

KEGIATAN VISITING DOKTOR PBA 2015

KEGIATAN VISITING DOKTOR PBA 2015

STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS KURIKULUM 2013 DALAM PENERAPANNYA DI MADRASAH/SEKOLAH
PEMATERI :
DR. SUHARMON, MA
RABU, 25 NOVEMBER 2015

 Strategi Pembelajaran merupakan penjabaran dan pengembangan sebuah metode belajar mengajar yang harus ada di dalam kegiatan PBM. Strategi Pembelajaran bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan. Bagi seorang guru atau dosen yang mampu dalam mengelola kelas, selalu mempunyai strategi yang bervariasi disesuaikan dengan bahan atau materi ajar. Di dalam kegiatan proses belajar mengajar, guru sebagai pendidik seyogyanya bisa mengkondisikan suasana belajar dengan memvariasikan strategi dan tekhnik pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan di dalam kelas. Di zaman tekhnologi modren, strategi pembelajaran memberikan dukungan positif terhadap siswa di dalam menguasai materi yang telah diajarkan. 
Secara umum strategi artinya garis besar haluan dalam bertindak tanduk untuk mencapai suatu sasaran yang telah ditentukan. Oleh karena itu strategi pembelajaran bisa difahami sebagai pola umum kegiatan anak didik dalam mewujudkan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Kurikulum 2013 adalah salah satu kurikulum baru yang dilahirkan dalam dunia pendidikan di Indonesia setelah adanya analisis kebutuhan terhadap kurikulum sebelumnya di Madrasah dan Sekolah.
Kurikulum 2013 sering juga disebut dengan kurikulum berbasis karakter. Kurikulum 2013 ini mengutamakan pemahaman, skill dan pendidikan karakter, dimana juga dituntut untuk faham dengan materi, aktif dalam proses diskusi/presentasi serta memiliki sopan santun dan disiplin yang tinggi. Beberapa aspek yang dikandung dalam kurikulum 2013 diantaranya :
a.       Pengetahuan
b.      Keterampilan
c.       Sikap
Pada tahun 2013 pertengahan, kurikulum 2013 ini di implementasikan secara terbatas pada sekolah perintis yakni kelas I dan IV SD, kelas VII pada SMP dan kelas X pada SMA. Sedangkan pada tahun 2014, kurikulum ini sudah diterapkan di kelas I, II, IV dan V SD dan kelas VII dan VIII SMP serta kelas X dan XI SMA. Total jumlah yang menjadi perintis adalah sebanyak 6.326 sekolah yang tersebar diseluruh provinsi di Indonesia.
Salah satu hal yang membedakan kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelumnya adalah mengenai penyusunan/pengembangan silabus. Dalam kurikulum sebelumnya yaitu kuirikulum 2006 atau KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan. 
Dari masalah-masalah diatas untuk memberikan wawasan dan khazanah yang tepat  tentang pemahaman “Strategi Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Kurikulum 2013 dalam Penerapannya di Madrasah/Sekolah”, maka Prodi Pendidikan Bahasa Arab alhamdulillah telah melaksanakan kegiatan Visiting Doctor Pada Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar. Dengan dasar inilah visiting doktor diselenggarakan sehingga mencapai tujuan yang diharapkan.








Rabu, 20 September 2017

Kuisioner Kepuasan dan Layanan Kegiatan Mahasiswa

Kuisioner Kepuasan dan Layanan Kegiatan Mahasiswa




Assalamualaikum Wr.Wb.
Diberitahukan kepada Alumni Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar untuk dapat mengisi Form KuesionerKepuasan dan Layanan Kegiatan Mahasiswa demi kepentingan Akreditasi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Atas Kerjasamanya diucapkan terimakasih. Form Kuesionernya dapat diisi disini

Rabu, 12 Juli 2017

Sejarah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Sejarah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab


 Sejarah Prodi PBA merupakan rangkaian dari sejarah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar merupakan rangkaian dari sejarah institusi karena prodi ini merupakan prodi tertua setelah prodi PAI di IAIN Batusangkar.

Sejarahnya dapat dibagi kepada tiga periode, yaitu Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar mulai tahun 1992 sampai tahun 1997/1998, selanjutnya periode alih status Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam mulai tahun 1997 sampai 2015, dan periode alih status dari STAIN menjadi IAIN Batusangkar berdasarkan PERPRES Nomor 147 Tahun 2015 diundangkan tanggal 28 Desember 2015 tentang alih status STAIN menjadi IAIN Batusangkar.


1.   Periode Tahun 1992 - 1997 (Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar)

Pada tanggal 20 Mei 1971 berdiri Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang di Batusangkar. Oleh sebab itu, setiap tanggal 20 Mei diadakan Hari Ulang Tahun-nya oleh sivitas akademika dengan melakukan sejumlah kegiatan yang sesuai dengan visi-misi lembaga.

Pada awal berdirinya, Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol berstatus Fakultas Muda yang hanya boleh membuka program sarjana muda (BA). Hal ini didasari oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI No. 238 tanggal 20 Mei 1971.

Pada tahun 1974/1975 ada kebijakan Menteri Agama RI yaitu tentang rasionalisasi kelembagaan yang isinya tidak dibenarkan ada dua fakultas yang sama pada satu perguruan tinggi. Maka Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar akan ditarik ke induknya yaitu ke IAIN Imam Bonjol Padang dan tidak boleh lagi menerima mahasiswa baru. Namun dalam keadaan itu, masyarakat Batusangkar dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berupaya dengan sungguh-sungguh untuk mempertahankannya. Hasilnya, Fakultas Tarbiyah tidak jadi ditarik ke Padang tetapi malah diberi izin oleh Rektor (Drs. H. Sanusi Latif) untuk menerima kembali mahasiswa baru pada tahun 1976 dengan persyaratan: (1) harus ada asrama mahasiswa; (2)  harus ada Yayasan Penyantun; dan (3) jumlah mahasiswa baru minimal 40 orang. Semua persyaratan tersebut akhirnya dapat dipenuhi oleh civitas akademikanya atas dukungan masyarakat dan para tokoh.

Pada tahun 1982 keluar Keputusan Menteri Agama No. 69 Tahun 1982 tentang Peningkatan Status Fakultas Tarbiyah dari Fakultas Muda menjadi Fakultas Madya. Dengan demikian semenjak tahun 1982, Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar berhak menyelenggarakan perkuliahan  tingkat  doktoral dan strata satu (S1) dengan gelar Drs (Doktorandus) dan jurusan yang ada pada waktu itu yaitu jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kemudian pada tahun akademik 1992/1993, Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol di Batusangkar membuka Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Pembukaan jurusan baru ini disebabkan adanya tuntutan bahwa setiap Fakultas Madya diwajibkan memiliki sekurang-kurangnya dua Jurusan. Maka sejak berdirinya tahun 1992 sampai dengan 2017, Prodi PBA telah berusia 25 tahun, Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol mempunyai tiga jurusan yaitu PAI, PBA dan KI. Selanjutnya pada tahun 1997 beralih status menjadi STAIN Batusangkar.

2.   Periode Tahun 1997 – 2015 (Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar)

Berdasarkan Keputusan Presiden  Nomor 11 tahun 1997 tertanggal 21 Maret 1997 dan Keputusan Menteri Agama RI No.285 tahun 1997 tanggal 1 Juli 1997. Maka Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang di Batusangkar secara resmi beralih status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mahmud Yunus Batusangkar (disebut dengan STAIN Batusangkar), dan memberi akses kepada STAIN untuk "duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi" dengan berbagai perguruan tinggi lainnya. Dengan adanya perubahan status ini, maka seluruh dosen dan karyawan beserta sarana dan prasarana Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Batusangkar beralih menjadi asset STAIN Batusangkar.

STAIN Batusangkar pada saat perubahan status tersebut memiliki satu Jurusan Tarbiyah, yang terdiri atas tiga Program Studi: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Kependidikan Islam (KI). Pada tahun 1998 dibuka Jurusan Syariah dengan Program Studi Ahwal al-Syakhshiyah (Hukum Perdata Islam), tahun 2000 dibuka Program Studi Muamalah (Ekonomi Islam Konsentrasi Perbankan Syariah) dan Tadris Bahasa Inggris, tahun 2005 dibuka Program Studi Tadris Matematika dan Program Studi Manajemen Informatika (D3). Selanjutnya pada tahun 2008 dibuka Program Studi Tadris Fisika dan Tadris Biologi pada Jurusan Tarbiyah serta Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dan Akuntansi Syariah pada Jurusan Syari’ah.

Periode ini berjalan sampai alih status pada tahun 2015. Dengan demikian, nama jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar berganti nama menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Batusangkar dan nama program studi menjadi jurusan. Disini masih terlihat bahwa jurusan PBA masih tetap eksis dan berdaya saing secara internal dan eksternalnya.

3. Periode Tahun 2015 – 2020 (Alih Status STAIN Menjadi IAIN Batusangkar)

Keinginan sivitas akademika STAIN Batusangkar untuk alih status ke tingkat yang lebih tinggi (IAIN dan UIN) tidak pernah berhenti. Untuk itu, pada tahun 2012 dibentuk panitia alih status dari STAIN ke IAIN Batusangkar menyusun dokumen alih status, dan memprosesnya ke kementerian yang terkait. Proses ini didukung oleh sivitas akademika, Ketua DPRD Sumatera Barat dengan surat Nomor 070/454/DPRD-2012 dan Bupati Tanah Datar dengan surat Nomor: 844/544-kesra/2012 tanggal 2 Mei 2012, Gubernur Sumatera Barat melalui surat Nomor: 01/REG/65B/2012 tanggal 27 April 2012, dan tokoh-tokoh Sumatera Barat yang ada di daerah dan di Pusat.

Setelah melalui proses yang cukup lama, akhirnya pada tanggal 23 Desember 2015 keluarlah PERPRES Nomor 147 Tahun 2015 diundangkan tanggal 28 Desember 2015 tentang alih status STAIN menjadi IAIN Batusangkar. Peralihan ini Menjadikan  Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar beralih status menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar dengan struktur organisasi dekan dan tiga pembantu dekan serta sejumlah program studi menjadi jurusan (Ortaker IAIN Batusangkar tahun 2016). Inilah periode awal berdirinya Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di IAIN Batusangkar  (disingkat FTIK).

Jurusan PBA pada periode ini masih tetap eksis bahkan memiliki daya saing yang unggul dibandingkan dengan jurusan-jurusan lain. Hal ini terlihat dari beberapa indikatornya, antara lain, masih stabilnya jumlah input dan outputnya, pengembangan kurikulumnya yang selalu dinamis, sumber daya dosen yang sebagian besarnya berpendidikan doktor, prestasi mahasiswanya yang cukup baik, kualitas akreditasinya yang bernilai B dengan nilai skore 351. Hal ini menggambarkan periode yang baik bagi PBA  untuk perkembangan selanjutnya akan ditambah agar mutu akademik dan layanan manajemennya bertambah baik.

Dengan demikian sampai  saat ini jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) masih eksis dan adaptif terhadap perkembangan dan tuntutan zamannya dan terus bersaing dalam kancah regional, nasional maupun internasional. Selain itu pengembangan jurusan PBA IAIN Batusangkar tidak lepas dari budaya Minangkabau yang berciri Adat basandi syarak, Syarak basandi kitabullah. Untuk itu, PBA berkomitmen melestarikan dan mengembangkan disiplin ilmunya dan kebudayaan yang telah mengakar dalam masyarakat.


sumber gambar: google

Jumat, 31 Maret 2017

SOSIALISASI HMJ PBA

SOSIALISASI HMJ PBA

Seiring dengan akan datangnya tahun ajaran baru dan penerimaan mahaasiswa baru maka kami dari kepengurusan HMJ Pendidikan Bahasa Arab mengadakan sosialisasi untuk seluruh siswa kelas XII yang bersifat eksternal, dengan tema "Membumiranahkan Bahasa Arab agar Menjadi Bahasa yang Digunakan dan disukai di Kalangan Masyarakat".
HMJ Pendidikan Bahasa Arab menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab ini bertujuan agar siswa kelas XII mempunyai bekal untuk mengetahui bagaimana dunia perkuliahan, serta untuk meningkatkan minat siswa untuk masuk ke IAIN Batusangkar sekaligus memantapkan pilihan mereka untuk memilih Jurusan Pendidikan Bahasa Arab.